Sabtu, 19 November 2011

PEDOMAN MERUMUSKAN VISI, MISI, DAN TUJUAN MADRASAH

A. Visi
Visi adalah wawasan yang menjadi sumber arahan bagi madrasah dan digunakan untuk memandu perumusan misi madrasah. Dengan kata lain, visi adalah pandangan jauh ke depan ke mana madrasah akan dibawa. Visi adalah gambaran masa depan yang diinginkan oleh madrasah agar madrasah yang bersangkutan dapat menjamin kelangsungan hidup dan perkembangannya.
Gambaran masa depan madrasah (visi) tentunya harus didasarkan pada landasan yuridis, yaitu undang-undang pendidikan dan sejumlah peraturan pemerintahnya, khususnya tujuan pendidikan nasional sesuai  jenjang dan jenis madrasahnya dan sesuai dengan profil madrasah yang bersangkutan. Dengan kata lain, visi madrasah harus tetap dalam koridor kebijakan pendidikan nasional, tetapi seauai dengan kebutuhan anak dan masyarakat yang dilayani. Tujuan pendidikan nasional sama, tetapi profil madrasah khususnya potensi dan kebutuhan masyarakat yang dilayani madrasah tidak selalu sama. Oleh karena itu, dimungkinkan madrasah memiliki visi yang tidak sama dengan madrasah lain, asalkan tidak keluar dari koridor nasional, yaitu tujuan pendidikan nasional.
Perhatikan contoh visi madrasah berikut!

  1. Madrasah yang terletak di kota besar, siswanya berasal dari keluarga mampu berpendidikan tinggi yang memiliki harapan anaknya menjadi orang hebat, lulusannya melanjutkan ke madrasah/sekolah favorit yang lebih tinggi, dapat merumuskan visinya: UNGGUL DALAM BERIBADAH, BERAKHLAQUL KARIMAH, BERPRESTASI, DAN TERAMPIL.
  1. Madrasah yang terletak di perkotaan, mayoritas siswanya berasal dari keluarga mampu dan hampir seluruh lulusannya ingin melanjutkan ke madrasah/sekolah yang lebih tinggi, dapat merumuskan visinya: UNGGUL DALAM PRESTASI BERDASARKAN IMTAQ.
  1. Madrasah yang terletak di daerah pedesaan yang umumnya tidak maju dari madrasah/sekolah di perkotaan dan banyak siswanya tidak melanjutkan ke madrasah/sekolah yang lebih tinggi, dapat merumuskan visinya: TERDIDIK DAN TERAMPIL BERDASARKAN IMTAQ.
  1. Madrasah yang terletak di daerah pinggiran kota (urban) yang umumnya tingkat kemajuannya menengah dibanding madrasah/sekolah di perkotaan atau pedesaan; masyarakatnya pekerja, lingkungannya abangan, perilaku moral rendah,  dan banyak siswanya tidak melanjutkan ke madrasah/sekolah yang lebih tinggi, dapat merumuskan visinya: BERAKHLAQUL KARIMAH DAN TERAMPIL BERDASARKAN IMTAQ.
Keempat visi di atas, sama-sama benar sepanjang  masih dalam koridor tujuan pendidikan nasional. Tentu saja, perumusan visi harus disesuaikan dengan tujuan dari setiap jenjang dan jenis madrasah sebagaimana dituliskan dalam peraturan pemerintah.
Visi yang pada umumnya dirumuskan dalam kalimat yang filosofis seperti contoh di atas, seringkali memiliki aneka tafsir. Setiap orang dapat menafsirkan secara berbeda-beda sehingga dapat menimbulkan perselisihan dalam implementasinya. Bahkan jika terjadi penggantian pimpinan madrasah maka kepala madrasah yang baru tidak jarang memberi tafsir yang berbeda dengan kepala madarsah sebelumnya. Oleh karena itu, agar tidak memberikan tafsir yang berbeda, visi itu sebaiknya diberikan penjelasan berupa indikator-indikator (penanda-penanda) apa yang dimaksudkannya.
Perhatikan contoh penjelasan indikator-indikator visi!
a. Visi Unggul dalam Prestasi Berdasarkan Iman dan Taqwa dapat dijabarkan indikator sebagai berikut.

VisiIndikator
Unggul dalam prestasi
  • Unggul dalam perolehan UN
  • Unggul dalam persaingan melanjutkan ke jenjang pendidikan di atasnya
  • Unggul dalam lomba karya ilmiah remaja
  • Unggul dalam lomba kreativitas
  • Unggul dalam lomba kesenian
  • Unggul dalam lomba olahraga
Beriman dan bertaqwa
  • Unggul dalam disiplin
  • Unggul dalam aktivitas keagamaan
  • Unggul dalam kepedulian social
  1. Visi Unggul dalam Beribadah, Berakhlakul karimah, Berprestasi, dan Terampil dapat dijabarkan indicator sebagai berikut.
VisiIndikator
Unggul dalam beribadah
  • Hafal dan fasih bacaan salat, gerakan salat, dan keserasian gerakan dan bacaan.
  • Hafal dan fasih do’a setelah salat
  • Hafal dan fasih do’a-doa harian muslim.
  • Tertib menjalankan salat fardhu
  • Tertib menjalankan salat sunah rowatib
  • Dll.
Unggul dalam berakhlaqul karimah
  • Jujur
  • Amanah
  • Sidiq
  • fatonah
  • Disiplin
  • Sportif
  • Tanggung jawab
  • Percaya diri
  • Hormat pada orang tua dan guru
  • Menyayangi sesama
  • Suka menolong
    • Dll.
Unggul dalam prestasi
  • Unggul dalam pencapaian nilai UAM di atas rata-rata madrasah
  • Unggul dalam berbagai lomba mapel
  • Unggul dalam lomba KIR
  • Unggul dalam berbagai lomba olah raga
  • Unggul dalam berbagai lomba seni
  • Unggul dalam lomba keagamaan
  • Unggul dalam lomba pidato
  • Unggul dalam lomba menulis kreatif (sastra)
  • Dll.
Unggul dalam keterampilan (life skill)
  • Terampil mengoperasikan aplikasi komputer  dan internet
  • Terampil dalam menjalankan keterampilan hidup (life skills)
  • Terampil menjadi public speaker.
  • Dll.

B. Misi
Misi adalah tindakan untuk mewujudkan/merealisasikan visi. Karena visi harus mengakomodasi semua kelompok kepentingan di madrasah, misi dapat juga diartikan sebagai tindakan untuk memenuhi kepentingan tiap-tiap kelompok yang terkait dengan madrasah.
Dalam merumuskan misi harus mempertimbangkan tugas pokok madrasah dan kelompok-kelompok kepentingan yang terkait dengan madrasah. Dengan kata lain, misi adalah bentuk layanan untuk memenuhi tuntutan yang dituangkan dalam visi dengan berbagai indikatornya.

Perhatikan contoh jabaran misi berdasarkan visi!
VisiIndikator
Unggul dalam Prestasi Berdasarkan Iman dan Taqwa
  • Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap siswa berkembang secara optimal, sesuai dengan potensi yang dimiliki
  • Menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif kepada seluruh warga madrasah
  • Mendorong dan membantu setiap siswa untuk mengenali potensi dirinya sehingga dapat dikembangkan secara optimal
  • Menumbuhkan penghayatan terhadap ajaran agama yang dianut dan budaya bangsa sehingga menjadi sumber kearifan dalam bertindak
  • Menerapkan manajemen partisipatif dengan melibatkan seluruh warga madrasah dan kelompok kepentingan yang terkait dengan madrasah.
Unggul dalam beribadah, berakhlaqul karimah, berprestasi, dan terampil
  • Menumbuhkan penghayatan dan pengamalan ajaran Islam sehingga siswa menjadi tekun beribadah, jujur, disiplin, sportif, tanggung jawab, percaya diri, hormat pada orang tua, dan guru serta menyayangi sesama.
  • Melaksanakan pembelajaran dan pendampingan secara efektif sehingga setiap siswa dapat berkembang secara optimal dengan memiliki nilai UN di atas standar minimal, unggul dalam prestasi keagamaan, dan unggul dalam keterampilan sebagai bekal hidup di masyarakat.
  • Melaksanakan pembelajaran ekstrakurikuler  secara efektif sesuai bakat dan minat sehingga setiap siswa memiliki keunggulan dalam berbagai lomba keagamaan, unggul dalam berbagai lomba olah raga, dan seni.
  • Menumbuhkan sikap gemar membaca dan selalu haus akan pengetahuan.
  • Melaksanakan tata tertib sekolah secara konsisten dan konsekuen.
  • Menerapkan manajemen partisipatif dengan melibatkan seluruh warga sekolah dan stakeholder.
  • Melaksanakan pembinaan dan penelitian siswa
  • Mengadakan komunikasi dan koordinasi antarmadrasah, masyarakat, orang tua dan instansi lain yang terkait secara periodik dan berkesinambungan.

C. Tujuan Madrasah
Setelah dirumuskan visi dan misi, selanjutnya madrasah merumuskan tujuan. Tujuan merupakan “apa” yang akan dicapai/dihasilkan oleh madrasah yang bersangkutan dan “kapan” tujuan akan dicapai. Jika visi dan misi terkait dengan jangka waktu yang panjang, tujuan dikaitkan dengan jangka waktu yang pendek, yaitu ± 3 s.d. 5 tahun. Dengan demikian, tujuan pada dasarnya merupakan tahapan wujud madrasah menuju visi yang telah dicanangkan.
Jika visi merupakan gambaran madrasah di masa depan secara utuh (ideal), tujuan yang ingin dicapai dalam jangka waktu 3 s.d 5 tahun mungkin belum seideal visi atau belum selengkap visi. Dengan kata lain, tujuan dapat terwujud sebagian dari visi.
Perhatkan contoh jabaran tujuan madrasah berdasarkan visi!

VisiTujuan Madrasah
Unggul dalam Prestasi Berdasarkan Iman dan Taqwa
  • Pada tahun 2009 rata-rata UN mencapai nilai minimal 7,0.
  • Pada tahun 2009 proporsi lulusan yang melanjutkan ke sekolah/madrasah unggul minimal 40%.
  • Pada tahun 2009 memiliki kelompok KIR dan mampu menjadi finalis LKIR tingkat nasional.
  • Pada tahun 2009 memiliki tim olahraga minimal 3 cabang dan mampu menjadi finalis tingkat propinsi.
  • Pada tahun 2009 memiliki tim kesenian yang mampu tampil pada acara setingkat kabupaten/kota.
  • Dll.
Unggul dalam beribadah, berakhlaqul karimah, berprestasi, dan terampilPada akhir tahun pelajaran 2009/ 2010 madrasah dapat:
  1. Memperoleh nilai UN rata-rata 7.0.
  2. Mengoptimalkan proses pembelajaran dengan pendekatan yang bervariasi inovatif, dan bermakna, di antaranya CTL serta layanan bimbingan dan konseling.
  3. Meningkatkan jumlah siswa yang diterima di sekolah favorit/unggul   sekurang-kurangnya 75% dari jumlah yang lulus
  4. Mengembangkan kedisiplinan dari seluruh komponen sekolah (stakeholder) untuk membentuk kepribadian yang tangguh dan kokoh sebagai dasar dalam setiap aktivitas serta sebagai aset madrasah
  5. Meningkatkan aktivitas  dan kreativitas siswa melalui pelaksanaan kegiatan intra dan ekstrakurikuler
  6. Mampu menempatkan diri sebagai sekolah yang mengembangkan pendidikan berbasis ICT.
  7. Melestarikan budaya daerah melalui mulok bahasa daerah dengan indikator 85% siswa mampu berbahasa Jawa sesuai konteks yang ada.
  8. Membekali sekurang-kurangnya 95% siswa mampu membaca dan menulis Al Qur’an
  9. Membekali 100% siswa mampu mengakses informasi yang positif dari internet
  10. Membiasakan sekurang-kurangnya 95 % siswa terbiasa sholat berjamaah.

Download artikel : disini

1 comments:

Hasyim asy'arie 25 November 2012 20.00  

wah... pelajaran berharga,,,
makasih..
sekalian izin COPAST

Poskan Komentar

  ©Template by Blogger. Design By Tips dan Trik Blog